WHAT'S NEW?
Loading...
Pulau Moyo Sumbawa, Surga Pelarian Pesohor DuniaMoyo, salah satu pulau di Indonesia ini tengah `naik daun` di kalangan traveller. Keindahan alamnya yang luar biasa membuatnya jadi tujuan wisata pesohor dunia. Bahkan seorang keluarga dari kerajaan Inggris pernah berkunjung ke Pulau Moyo.

Pulau yang terletak 3 kilometer di lepas pantai utara Sumbawa ini memiliki garis pantai yang berbatu. Hamparan padang rumput menjadikannya rumah bagi beragam jenis satwa liar.

Dilansir Dream dari Indonesia.Travel, Kamis 11 Juni 2016, Pulau Moyo menjadi semakin terkenal lantaran pernah dikunjungi Putri Diana dari Inggris. Kala itu, mantan istri Pangeran Charles itu tengah bersembunyi dari kejaran paparazzi.

Sejak saat itu, pemberitaan tentang pulau ini terus muncul dan menjadikannya semakin ramai dikunjungi pelancong dunia.

Pulau Moyo memang cocok bagi traveller yang menggemari aktivitas snorkeling. Pemandangan bawah lautnya yang mengagumkan berhias terumbu-terumbu karang indah yang masih terjaga memanjakan mata para penikmatnya.

Moyo juga kaya akan endemik-endemik laut, seperti hiu dan ikan-ikan tropis cantik lainnya.

Tak hanya lautann, Pulau Moyo juga dikelilingi hutan-hutan yang indah. Satwa-satwa liar seperti rusa, sapi liar, bangau, hingga burung elang bebas berkeliaran dan bisa dilihat dari dekat.

Satu hal lain yang menarik dari pulai ini adalah sebuah desa bernama Desa Batu Tering yang menyimpan beragam benda bersejarah sisa-sisa budaya megalitikum.

Benar-benar mengagumkan. Di pulau ini Anda bisa menikmati 3 hal sekaligus, wisata laut, hutan dan sejarah.

Nah, Anda yang berkunjung ke Sumbawa jangan lupa untuk singgah juga di Pulau Moyo. Selamat mencoba!

(Laporan: Puri Yuanita)
Niat Selfie Keren, Gadis Cantik Ini Tewas KesetrumSeorang gadis asal Rumania bernama Anna Ursu, 18, mengalami nasib tragis saat berusaha membuat selfie keren di atap kereta listrik. Dia kesetrum dan tubuhnya hangus terbakar.

Dikutip Dream dari laman Mirror.co.uk, Jumat 15 Mei 2015, Kejadian tersebut bermula ketika Anna pergi ke stasiun kereta api Iasi, timur laut Rumania bersama temannya untuk berfoto selfie.

Merasa kurang puas, Anna dan temannya kemudian naik ke atap salah satu gerbong kereta. Ia berniat membuat foto selfie terkeren yang pernah ia unggah di Facebook.

Ketika berada di atap gerbong, Anna berbaring dan mengangkat salah satu kakinya. Namun, tak diduga kakinya nyangkut di kabel listrik bertegangan 27 ribu volt. Tak pelak, terdengar suara ledakan akibat tubuh Anna kesetrum sebelum kemudian terbakar.

Sementara temannya, yang diketahui berusia 17 tahun, terlempar dari atap gerbong.

Seseorang yang lewat berusaha menarik bajunya yang terbakar, namun nyawa Anna tidak tertolong. Dia mengalami luka bakar hingga 50 persen.

Orang tersebut mengatakan ia sudah memperingatkan kedua remaja itu untuk tidak mengangkat kaki, namun terlambat.

Pihak rumah sakit mengatakan meski Anna tidak menyentuh kabel listrik secara langsung, tapi medan listrik di sekitarnya tetap berbahaya.

Sementara itu teman Anna yang ikut selfie dilaporkan nyawanya masih tertolong.
Cerita Sopir Miliuner Tolak Uang PensiunSopir orang terkaya China, Li Ka-Shing mungkin paling `sombong`. Diberikan uang pensiun US$ 24,000 setara Rp 319 juta, sang sopir malah menolaknya.

Penolakan sopir ini bukannya tanpa alasan. Selama menjadi sopir Li Ka-Shing, sang sopir tenyata sudah mengantongi kekayaan ratusan juta rupiah.

Mengutip laman visiontimes.com, Rabu, 24 Juni 2015, cerita ini bermula ketika taipan properti terkaya China ini mempersiapkan masa pensiun sopir setianya yang telah mengabdi selama 30 tahun.

Sebagai hadiah pensiun, Li Ka-Shing ingin memberikan uang pesangon sekitar 2 juta dolar Hong Kong.

Betapa kagetnya Li Ka-Shing kala sang sopir menolak secara halus pemberian hadiah uang ratusan juta rupiah tersebut.

Sang sopir akhirnya bercerita jika dirinya selama ini telah memiliki uang cukup besar. Bahkan blog.chinadaily.com.cn, menyebut sopir Li Ka-Shing ini kini bisa menghasilkan uang lebih dari 20 juta yuan.

Sontak pengakuan ini membuat Li Ka-Shing terkaget. Bagaimana mungkin seorang sopir yang hanya bergaji 6.000 yuan per bulan bisa mendapatkan kekayaan sebanyak itu.

Ternyata selama bekerja pada Li Ka-Shing, sopir ini kerap menguping percakapan telepon majikannya. Pembicaraan tersebut seputar pembelian tanah dan saham-saham yang menjanjikan.

Menguping rekomendasi majikannya itu, Sopir yang mengetahui kejelian Li Ka-Shing dalam bisnis properti, ikut mengikuti saran-saran yang didengarnya tanpa izin tersebut.

"Ketika saya mengemudi, saya memusatkan perhatian pada apa yang Anda bicarakan dengan mitra terkait saham yang harus dibeli. Manakala Anda membeli tanah, saya membeli dalam luas kecil di lokasi yang sama. Apapun saham yang Anda beli, saya juga membelinya," ujar sang sopir.

Keputusannya selama ini ternyata tepat. Setelah 30 tahun menjadi sopir dan menguping rekomendasi investasi Li Ka-Sing, aset kekayaannya kini bernilai 20 juta yuan. (Ism)
Hanya Tersisa Waktu 6 Bulan Sebelum KiamatKita hanya punya waktu enam bulan untuk menyelamatkan dunia atau kita semua akan hancur.

Itulah yang dikatakan seorang pakar ekonomi terkemuka, yang percaya bahwa keputusan yang dibuat oleh pemerintah pada pertemuan pada enam bulan ke depan, akan memainkan peran penting dalam mengamankan keselamatan planet Bumi.

Profesor Jeffrey Sachs, penasihat khusus PBB dan direktur The Earth Institute percaya bahwa tiga pertemuan kunci pada bulan Juli, September dan November, akan menjadi 'kesempatan terbaik generasi kita untuk kembali ke jalur yang benar'.

Dia menilai pertemuan Financing for Development di Addis Adaba, implementasi Sustainable Development Goals baru di New York dan Konferensi Perubahan Iklim PBB di Paris sebagai tiga hal penting dalam pertempuran untuk mengakhiri kemiskinan global dan melindungi lingkungan.

"Kita berada di momen-momen yang tepat. Waktunya telah tiba. Kami telah membicarakan enam bulan ini selama beberapa tahun dan sekarang sudah tiba waktunya. Inilah waktu terbaik bagi generasi kita untuk kembali ke jalur yang benar," kata Sachs dikutip Dream dari laman Metro.co.uk, Minggu 7 Juni 2015.

Menurut Profesor Sachs, kesempatan diplomatik semacam ini hanya datang setiap satu dekade atau lebih. Dan kini mereka hadir dalam enam bulan ke dapan.

Profesor Sachs adalah penasehat Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon yang membantu membangun Millennium Development Goals - serangkaian target anti-kemiskinan global yang dimulai pada tahun 2000 dan dimaksudkan untuk dicapai pada 2015. (Ism)
Misteri Belut Berjatuhan dari Langit Terkuak Empat ekor ikan mirip belut yang disebut lamprey berjatuhan dari langit di Kota Fairbanks, Alaska.

Departement Fish and Game Alaska (ADF&G) setidaknya menemukan beberapa titik lokasi aneh tempat ditemukannya belut lamprey ini.

Belut lamprey tersebut ditemukan di darat dan jauh dari air, habitat asli binatang ini, kata Mike Taras dari ADF&G.

Sebagian binatang itu ditemukan mati, namun salah satu ditemukan masih hidup di tempat parkir sebuah toko lokal.

"Dua pria datang dan bertanya apakah kami memiliki ember dengan air karena ada belut di tempat parkir," kata manajer toko, Sue Valdrow dikutip Dream dari CNN, Selasa 9 Juni 2015.

Tidak jelas bagaimana belut lamprey bisa berada jauh dari habitatnya. Tapi ADF&G percaya semua itu adalah ulah burung camar.

"Burung-burung itu yang menangkap belut lamprey di Sungai Chena dan menjatuhkannya saat menggeliat selama penerbangan," kata ADF&G.

"Jika diperhatikan secara seksama, ada lubang di kedua sisi tubuh ikan itu yang mungkin bekas cengkraman burung."

Lamprey adalah sejenis ikan, meski bentuknya mirip belut. Saat masih muda, lamprey buta dan hidup di lumpur dengan makan ganggang dan mikroorganisme lainnya. Saat dewasa, mereka menjadi parasit, karena menempel di ikan lain untuk bertahan hidup.

Lamprey akan bertelur di hulu sungai dan kemudian mati.
Cerita di UGD Rumah Sakit: Pasien Bangkit dari KematianRuang Gawat Darurat (UGD) di semua rumah sakit selalu memiliki kisah-kisah kehidupan yang mengejutkan. Kadang sedih, kadang bahagia.

Tak terkecuali Rumah Sakit Dubai yang dikepalai oleh Dokter Mahmoud Ghanayem. "Kami melihat berbagai jenis kasus menarik setiap hari. Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi kemudian," katanya.

Dari banyak macam kisah, berikut adalah beberapa yang dianggap Ghanayem cukup mengesankan baginya.

Pertama, pasien bangkit dari kematian

Salah satu kasus yang tak pernah dilupakan Ghanayem adalah ketika seorang pemuda Lebanon yang bangkit lagi setelah dinyatakan meninggal.

"Pemuda itu diantar sudah dalam keadaan sakit tanpa detak jantung sama sekali. Dia dianggap mati," kata Ghanayem.

"Kami tidak menyerah pada dirinya dan kami terus berusaha untuk menghidupkan kembali jantungnya, untuk waktu yang lama," tambahnya.

Kemudian keajaiban terjadi dan pemuda itu hidup kembali. "Dia masih mengunjungi rumah sakit sesekali," katanya.

Kedua, ibu yang meninggal disaksikan keluarganya

Peristiwa yang hampir menguras air mata Ghanayem adalah ketika seorang wanita yang selalu ditunggui suami dan anak-anaknya, meninggal di depan mereka, di UGD.

"Wanita itu pada awalnya tampak tidak memiliki masalah medis yang serius. Lalu tragedi menimpanya. Tetapi kesehatannya tiba-tiba menurun drastis dan meninggal di depan keluarganya," katanya.

"Anda mungkin tidak ingin melihat reaksi anak-anaknya," kata Ghanayem.

Bagi Ghanayem, dalam kejadian seperti itu, ia tidak boleh hanyut dalam kesedihan. Seorang dokter harus bisa memisahkan emosi dan tidak boleh terpengaruh tentang apa yang terjadi agar bisa melanjutkan membantu orang lain.

Ketiga, menangani 400 kasus setiap hari

Rumah Sakit Dubai menerima antara 350-400 kasus darurat setiap hari, dari segala usia dan berbagai kalangan.

"Pasien kami biasanya warga Uni Emirat Arab dan Asia. Kami juga menerima pasien dari luar negeri yang datang langsung dari Bandara Dubai," kata Ghanayem.

Kasus-kasus yang ditangani rumah sakit biasanya dikategorikan menurut tingkat keseriusan. Dan kadang juga bervariasi sesuai dengan umur dan musimnya.

Asma adalah salah satu yang paling umum pada periode antara Agustus dan September. Sementara selama musim panas, banyak mengalami syok akibat gelombang panas atau suhu yang ekstrem. Untuk anak-anak, kondisi paling umum sepanjang tahun adalah keracunan makanan dan diare.

(Sumber: Emirates 24/7)
Mengharukan, Tunawisma Kembalikan Dompet Penderita Kanker OtakKarena kebaikan dan ketulusannya mengembalikan dompet berisi uang tunai 250 poundsterling atau Rp 5,2 juta, seorang tunawisma di Amerika Serikat (AS) diizinkan tinggal di sebuah apartemen.

Pria tunawisma yang tinggal di tempat penampungan Hearts for Homeless menemukan dompet berisi uang tunai di bangku taman State College, Pennsylvania. Rasa ragu mengembalikan dompet itu sempat menghampiri pria 30 tahun ini ketika mengetahui jumlah yang lumayan besar.

Namun, tunawisma yang enggan disebutkan namanya ini memilih menghubungi direktur tempat penampungan, Ashton Munoz, dan memberitahu telah menemukan dompet berisi uang.

Bersama Munoz, pria itu mencari alamat pemilik dompet dan akhirnya menemukannya. Pemilik dompet itu ternyata seorang ibu berusia sekitar 20-an yang membesarkan anak tunggalnya sendirian dan tengah berjuang melawan kanker otak.

"Dia mengatakan telah menemukan dompet di taman dan ada uangnya. Kami kemudian mencari alamat si pemilik dompet dan berhasil menemukannya," kata Munoz seperti dikutip laman Metro.co.uk, Kamis, 25 Juni 2015.

Munoz menerangkan wanita itu pergi ke taman untuk bersantai dengan anaknya. Ketika pulang, dompetnya tertinggal di bangku taman.

Beberapa jam kemudian dia balik ke taman untuk mengambil dompetnya, tapi sudah hilang. Wanita itu, kata Munoz, sangat terpukul dompetnya telah hilang.

Sementara itu, kepada WJAC-TV 6, wanita tersebut mengatakan uang yang ada dalam dompet itu adalah harapan seluruh hidupnya. Tetapi dia bersyukur dompetnya akhirnya kembali tanpa kurang suatu apa pun.

Baik tunawisma dan wanita itu menolak untuk diidentifikasikan namanya.